 |

english version
The Jakarta Symphony berawal pada 1942, ketika Batavia Philharmonic Orchestra dilahirkan oleh Ivone Baarspoel.
Orkestra berikutnya baru muncul sewindu kemudian. Yaitu Orkes Radio Jakarta dan Orkes Studio Jakarta. Lama hidup kedua orkestra ini berbeda-beda. Orkes Radio hanya sampai pada 1960, sementara Orkes Studio bertahan sampai 1970-an.
Pada tahun 1978 terbentuklah Orkes Simfoni Jakarta. Pada tahun 1998 berkumpulah beberapa tokoh, antara lain:
Embong Rahardjo (Alm.), Suka Hardjana, Tony Suwandi, Suwanto Suwandi, Sudomo (Alm.), Nursyiwan Lesmana, F.X. Sutopo (Alm.), Amir
Katamsi dan kawan-kawan lainnya. Bersama F. Kuswardianto, kelompok itu memberi
nama baru pada Orkes Simfoni Jakarta yang legendaris itu, yakni The Jakarta
Symphony.
Bergabung pula beberapa Musisi Muda Indonesia berbakat lainnya, seperti: Juhad
Ansari, Didiek SSS, Bambang Suardi, Erfy Larasati, Yunus, Gatot Soebiono, Nur
Samsi, Prima Muchlisin, Asmoro, Anna Prapti, Budi Soewarno, Irma Manurung, Juzan
dan Rahmat, Ni Gusti A.K. Kadensi, Gatut Santoso.

Beberapa karya yang telah dibuat oleh The Jakarta Symphony antara lain:
A Symphony of Hope. Konser perdana yang digelar pada tanggal 28 Agustus 2000
di Grand Ballroom Hotel Mulia ini memainkan Symphony No. 40 in G minor (KV 550)
karya Mozart, Concerto for Flute in D major, karya F.J. Haydn dan beberapa
komposisi karya Tchaikovsky, Gioacchino Antonio Rossini dan Johann Strauss.
Konser itu didukung oleh flutist ternama Indonesia Embong Rahardjo (Alm.).
Opera pada tahun 2002 di Gelora Bung Karno bekerjasama dengan Kua Etnika yang
dipimpin oleh Jaduk Ferianto, dengan Teater Koma yang dipimpin oleh N.
Riantiarno. Penampilan prima dalam membawakan Symphony No. 5 karya Beethoven
mendapat sambutan hangat dari Abdurahman Wahid, Presiden Republik Indonesia saat
itu, seorang tokoh yang juga dikenal sebagai pecinta musik klasik.
Orkes pada tahun 2002, memainkan konser Le Quattro Stagioni karya Antonio
Vivaldi, Bagus Wiswakarma Violist di Gedung Yustinus Universitas Atmajaya.
Orkes pada tahun 2002, membawakan karya-karya F.J. Haydn dan WA Mozart,
Divertimenti serta komposisi berwarna Rondo.
Orkes di Gedung Kesenian Jakarta, pada tanggal 23 Mei 2003, membawakan Missa
Solemnis in C Major K.337 karya Mozart, bersama Aning Katamsi (Soprano),
Christopher Abimanyu (Tenor), Luciana D Oendoen (Alto) dan Rainier Revireino
(Bass).
Orkes pada acara Feel the Spirit, Concert 2005, 30 Oktober 2005 di Birawa
Assembly Hall Bidakara, membawakan karya John Rutter dalam Feel the Spirit,
beberapa karya G.F. Handel, Andrew Lloyd Webber dan Leonard Bernstein.
Orkes Musica dallItalia dengan conductor Carlo Zappa dari Orkes Milan, 20-21 Oktober 2006 di H. Usmar Ismail Hall Kuningan, membawakan karya-karya Mozart, Rossini, Puccini dan karya besar komponis Indonesia, FX. Sutopo dan Ismail Marzuki.
Orkes Night in Vienna dengan conductor Carlo Zappa dari Orkes Milan, 2 Agustus 2007 di Hotel Mulia Senayan, membawakan karya-karya Strauss, Schubert, Verdi, Puccini, Weber, Leoncavalo dan Cardilo bersama penyanyi sopran Monica Bozzo dan tenor Giuseppe Bellanca dari Milan.
|
|
ABOUT US
The Jakarta Symphony |
|
CONDUCTOR Juhad Ansyari |
|
PERFORMERS Carlo Zappa, Giuseppe Bellanca, Monica Bozzo, Aisha Ariadna Pletscher |
|
PACKAGES Trio, Quartet, Quintet, Sextet, Septet, Oktet, Chamber, Orchestra |
|
SONGS LIST Our songs list for wedding & family occasion, bussiness, concert |
|
INVITATION Invitation and reservation |
|
CONTACT The Jakarta Symphony
Production |
|
|